Pemilih Golput pada pemilihan Tinggi, Jutaan Orang Pilih Tak Nyoblos

Jumlah pemilih golput pada Pemilihan Umum 2019 turun menjadi 34,7 jt atau 40,69% dibandingkan periode sebelumnya. Pada pemilihan 2014, jumlah total pemilih golput mencapai 58,61 jt orang atau 30,22%.

Berdasarkan penghitungan pernyataan yang digunakan dikumpulkan di dalam 33 provinsi, Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapatkan 53,15% atau 70.633.576 kata-kata pada pilpres 2014 untuk menjadi presiden.
Artinya, pendapat Golput nyaris menyamai perolehan pemenang.
 

Besarnya golput inilah yang tersebut mesti diwaspadai calon presiden (capres) seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, juga Prabowo Subianto.
Mereka harus mampu menggaet kelompok yang dimaksud selama ini golput atau mampu menjadi golput pada pilpres 2024 agar kata-kata mereka terdongkrak.

Jika dilihat berdasarkan wilayahnya, Jawa Barat menjadi provinsi yang mana penduduknya paling berbagai tidak ada menggunakan hak pilih. Jumlahnya tercatat sebanyak 5,8 jt jiwa atau 17,43% dari total pemilih di tempat Jawa Barat.

 

Infografis, Jumlah Pemilih Golput pada Pemilu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *